Mengawali tahun 2026 dengan semangat akademik yang tinggi, sebanyak 112 siswa beserta guru pendamping dari MAN 3 Bojonegoro melaksanakan kegiatan Study Kampus ke Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada Selasa, 6 Januari 2026.
Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung mengenai dunia perkuliahan serta memotivasi para siswa agar mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan tinggi, khususnya di kampus yang dikenal dengan integrasi keilmuan dan keislamannya tersebut.
Sambutan Hangat di Gedung Rektorat

Rombongan dari Bojonegoro ini diterima secara resmi di Gedung Rektorat Lantai 5, Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Suasana khidmat namun penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan yang mempertemukan pihak sekolah dengan jajaran pimpinan universitas.
Kepala MAN 3 Bojonegoro, Bapak Drs. H. Khairussalim, M.Pd.E, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas keterbukaan pihak UIN Malang dalam menerima siswanya.
“Kami berharap melalui kunjungan ini, para siswa tidak hanya sekadar melihat fisik bangunan kampus, tetapi juga mampu menyerap semangat Ulul Albab yang menjadi ciri khas UIN Malang. Kami ingin anak didik kami memiliki cita-cita tinggi untuk melanjutkan studi di kampus terbaik,” ujar beliau.
Paparan Sosialisasi dari Pihak Kampus
Pihak UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyambut baik kehadiran rombongan ini. Hadir sebagai perwakilan kampus, Ketua Admisi Bapak Kyai Muhammad Jamaluddin Ma’mun, M.Si bersama Bapak Muhammad Abdullah Amir, Lc.

Â
Dalam sesi pemaparan, Bapak Kyai Jamaluddin menjelaskan berbagai jalur masuk, program studi unggulan, serta keunggulan sistem Ma’had (asrama) yang diwajibkan bagi mahasiswa baru. Beliau menekankan bahwa UIN Malang selalu terbuka bagi putra-putri terbaik daerah, termasuk dari Bojonegoro, untuk berproses menjadi sarjana yang berkarakter.
Antusiasme Siswa
Sebanyak 112 siswa terlihat sangat antusias mengikuti jalannya acara. Selain mendengarkan presentasi, dilakukan juga sesi tanya jawab mengenai tips lolos seleksi masuk perguruan tinggi dan beasiswa yang tersedia.
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cendera mata antara MAN 3 Bojonegoro dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, diikuti dengan foto bersama sebagai simbol sinergi antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi.





